Satu Pelaku Pencurian Toko di Timbangan Ogan Ilir Ditangkap, Satu Buron

oleh
Pelaku Pencurian
esmob Polres Ogan Ilir tangkap pelaku bobol toko di Indralaya Utara. Barang bukti senter, hoodie dan celana disita. Satu pelaku lain masih DPO.

LIPOSONLINE.COM – Tim Resmob Satreskrim Polres Ogan Ilir berhasil membekuk satu pelaku pencurian dengan pemberatan di wilayah Indralaya Utara.

Penangkapan pelaku pencurian itu dilakukan Rabu 5 Agustus 2026 sekitar pukul 01.15 WIB. Pengungkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Mukhlis, S.H., M.H., bersama Kanit Pidum IPDA Abriansyah, S.H. dan anggota Resmob.

Kasus ini bermula dari laporan korban Trysma Kurniadi, 37 tahun, tertanggal 26 Juli 2026 dengan nomor LP/B-349/VIII/2026.

Korban melapor toko miliknya di Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara dibobol maling. Pintu belakang dirusak dan sejumlah barang raib.

Baca Juga :Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah Pangung di Desa Bubusan OKI Ludes Terbakar

Barang yang digasak berupa uang tunai sekitar Rp1 juta, rokok, dan satu velg racing ring 14 untuk mobil Kijang Super.

Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp4 juta. Aksi pencurian dilakukan para pelaku terekam CCTV di lokasi kejadian.

Terduga pelaku pencurian berhasil diendus saat Tim Resmob melakukan patroli hunting antisipasi 3C.
Dua orang mencurigakan diberhentikan di depan warung BRILink. Saat hendak diperiksa keduanya kabur.

Polisi berhasil mengamankan satu orang berinisial Agung Adha bin Awatbahar, 24 tahun, warga Kecamatan Sako, Kota Palembang. Rekannya melarikan diri dan kini masuk daftar pengejaran.

Baca Juga :Maling Bobol Rumah Tetangga di Lubuk Linggau Dihajar Massa, Motif untuk Beli Narkoba

Dari hasil pemeriksaan, Agung Adha mengaku ikut dalam aksi pencurian toko di Timbangan.
Ia juga mengakui berencana melakukan pencurian lagi. Kini tersangka telah diamankan di Satreskrim Polres Ogan Ilir.

Barang bukti yang disita antara lain 1 senter, 1 topi cokelat, 1 hoodie hitam, dan 1 celana jeans biru yang diduga dipakai saat beraksi.

No More Posts Available.

No more pages to load.