Sanu menjelaskan bahwa dirinya bersama sejumlah rekannya membantu mengatur arus kendaraan agar antrean tetap tertib.
Menurutnya, sebelum dilakukan pengaturan, antrean di lokasi tersebut kerap diwarnai aksi saling berebut sehingga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Di sinilah kami mengatur supaya tidak berebutan dan tidak mengganggu kamtibmas,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun aparat berwenang terkait dugaan pungutan tersebut.







