Kapolsek menjelaskan, setelah diklarifikasi, AS mengaku tidak ada pemukulan. Yang bersangkutan hanya menepuk kepala anak itu sebagai bentuk teguran.
Menurut keterangan AS, saat itu cuaca sedang panas dan korban bermain layangan di tempat yang tidak semestinya sehingga ditegur.
Kapolsek juga menyebut antara Aipda AS dan korban masih ada hubungan keluarga.
Baca Juga : Pengemudi Truk Meninggal di Banyuasin, Polisi Ungkap Penyebab Kematian
“Anak itu keponakan dari sepupu istri anggota. Jadi mereka saling kenal,” jelasnya.
Pihak Polsek mengaku sudah mencoba menemui keluarga korban untuk memberi klarifikasi, namun belum berhasil.
Ke depan, penyelesaian akan ditempuh melalui jalur mediasi. “Kami tetap upayakan mediasi agar masalah ini selesai secara kekeluargaan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih jauh,” tutupnya.
Saat ini Bidpropam Polda Sumsel belum memberikan keterangan resmi terkait laporan yang masuk.
Artikel ini dirangkum LIPOSONLINE.COM dari unggahan media sosial dan keterangan Polsek Kertapati.



