LIPOSONLINE.COM – H. Epi Samsul Komar resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IKM Kota Lubuk Linggau periode 2026–2031. Penetapan dilakukan dalam Musyawarah Besar / Mubes IKM di Ballroom Hotel Dewinda, Sabtu 8 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.
Keputusan tersebut disetujui bersama seluruh peserta Mubes setelah melalui tahapan penjaringan calon.
Ketua Panitia Mubes IKM, Efrizal Abdullah menyebut, musyawarah ini merupakan hasil inisiatif para niniak mamak yang mendorong terbentuknya kepanitiaan hingga pelaksanaan pemilihan.
“Kami berusaha menjaga marwah IKM dan memastikan proses berjalan tertib serta nyaman bagi peserta,” terangnya.
Baca Juga :Pelaku Curi Getah Karet PT BRK di Ogan Ilir Ditangkap Dalam Mobil Batu Bara di PALI
Peserta Mubes terdiri dari Ketua Kelompok Bundo Kanduang, Majelis Kelompok Minang, dan masyarakat Minang se-Kota Lubuk Linggau.
Pihak panitia Mubes IKM tidak membatasi kehadiran warga Minang yang ingin berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan.
Dalam penjaringan calon, panitia membuka pendaftaran hingga 6 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB.
Hasilnya hanya H. Epi Samsul Komar yang mendaftarkan diri. Karena tidak ada calon lain, peserta Mubes kemudian memberikan mandat penuh kepadanya untuk memimpin IKM 5 tahun ke depan.
Efrizal juga mengapresiasi dukungan seluruh kelompok Minang di Lubuk Linggau dan berharap hasil Mubes diterima bersama.
Baca Juga :Dua Pecandu Narkoba dan Judi Online Ditangkap Usai Curi Kabel Bandara Silampari
Ia berharap dukungan penuh dari masyarakat Minang dan Pemerintah Kota Lubuk Linggau.
Harapan Pemkot dan Program Kerja Ketua Baru
Sekda Kota Lubuk Linggau H. Trisko Defriansah yang hadir dalam kegiatan itu berharap kepengurusan baru IKM dapat mempererat persatuan.
Momen Mubes IKM ini menurut Sekda sebagai upaya menyatukan kelompok-kelompok Minang di Kota Lubuk Linggau.
Semua warga memiliki kedudukan sama dan kebersamaan harus jadi kekuatan memajukan IKM.
Usai ditetapkan, H. Epi Samsul Komar menegaskan misi utamanya adalah menguatkan silaturahmi.
Baca Juga :Best BaaS Providers in 2026: Top Banking Platforms Compared
Yakni tidak boleh ada lagi perbedaan asal nagari, suku, atau kelompok. Semua satu keluarga besar orang Minang di rantau.
Selain mempererat kekeluargaan orang minang di ranyau, Epi Samsul Komar juga membawa program pemberdayaan ekonomi.
Salah satunya bantuan modal Rp2 juta untuk 100 pelaku UMKM warga Minang di Lubuk Linggau.
Dirinya berharap IKM tidak hanya menjadi organisasi sosial, tapi juga organisasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota.
Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi warga Minang di Lubuk Linggau.






