LIPOSONLINE.COM – SPPG Haza Al-Zein di Kecamatan STL Ulu Terawas memberikan klarifikasi resmi terkait kabar temuan cacing pada daun selada dan ulat di buah yang ada di paket Makan Bergizi Gratis MBG.
Kepala SPPG Haza Al-Zein, Septa Arya Nugraha, menegaskan pihaknya tidak mengabaikan setiap aduan dari masyarakat.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga mutu dan keamanan pangan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Setiap laporan kami jadikan bahan evaluasi serius sesuai SOP yang berlaku,” kata Septa kepada wartawan, dikutip Kamis, 5 Agustus 2026.
Perketat 3 Tahap Pengecekan Bahan
Septa memaparkan seluruh bahan pangan berasal dari supplier terpilih. Untuk sayur segar, dapur SPPG mewajibkan 3 tahapan sebelum diolah yaitu sortir, pencucian bersih, dan pengecekan ulang.
Baca Juga :Ada Cacing di Menu MBG, Warga 2 Desa di Musi Rawas Tolak Distribusi
Ia juga mengakui bahwa sayur dan buah adalah produk alami sehingga kemungkinan terbawa organisme dari lingkungan saat panen tetap ada.
“Kami akan terus mengevaluasi dan memperketat pengawasan di setiap proses produksi agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.
Korwil SPPG Musi Rawas Lakukan Monitoring Berkala
Hal senada disampaikan Korwil SPPG Kabupaten Musi Rawas, Tommy. Ia menyebut dapur Haza Al-Zein rutin dipantau mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, proses memasak, hingga pendistribusian ke sekolah.
“Kami melakukan monitoring berkala untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga,” kata Tommy.
Baca Juga :38 Siswa Diduga Keracunan MBG di OKI, 1 Sudah Pulang Kondisi Lainnya Membaik
Ia menambahkan, aduan ini akan menjadi evaluasi menyeluruh. Perbaikan difokuskan pada proses pencucian, penyortiran, dan pengecekan akhir sebelum makanan dikemas dan dikirim.
SPPG Haza Al-Zein berkomitmen meningkatkan layanan MBG. Selain evaluasi internal, pihak dapur juga membuka ruang bagi sekolah, orang tua, dan penerima manfaat untuk menyampaikan saran dan kritik.
Dengan klarifikasi ini, SPPG Haza Al-Zein berharap masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang dan memberi kesempatan tim melakukan perbaikan berdasarkan fakta di lapangan.






