LIPOSONLINE.COM – Sedikitnya 38 siswa do Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan diduga keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka, Jumat, 24 Juli 2026.
Namun kabar baik pada Sabtu, 25 Juli 2025, kondisi puluhan siswa yang diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan terus membaik.
Dari 38 siswa yang sebelumnya menjalani perawatan, 1 orang sudah diperbolehkan pulang pada Sabtu, 25 Juli 2026 karena kondisinya pulih.
37 Siswa Lainnya Masih Dalam Pemantauan
Kepala Puskesmas Bandar Jaya, Sentot, Ners mengatakan seluruh pasien saat ini dalam kondisi stabil. Tim medis masih melakukan pemantauan intensif untuk memastikan tidak ada keluhan lanjutan.
Baca Juga :BGN Rombak Jajaran Eselon I, Eks Kajati Sumsel Ketut Sumedana Jabat Deputi Pengawasan Program MBG
“Satu siswa sudah pulang karena dinyatakan sembuh. 37 siswa lainnya juga mengalami perkembangan positif dan terus kami pantau,” jelas Sentot.
Kronologi: Gejala Muncul 30 Menit Usai Makan
Peristiwa siswa diduga keracunan MBG tersebut terjadi pada Jumat, 24 Juli 2026. Korban merupakan siswa dari SDN 1 Bandar Jaya, MI Nurul Huda, dan SMPN 1 Bandar Jaya.
Mereka menyantap menu MBG sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar 30 menit kemudian, sejumlah siswa mulai mengeluh sakit perut, mual, dan pusing. Karena keluhannya sama, mereka langsung dibawa ke Puskesmas Bandar Jaya untuk mendapat penanganan.
Baca Juga :Bayi Bernama Muhammad MBG Subianto Ditolak Dukcapil, Disebut Melanggar Aturan
Menu yang disajikan saat itu terdiri dari nasi putih, ayam goreng, tumis wortel kacang, tahu isi wortel, sambal, dan buah salak.
Menurut pengakuan siswa, tampilan makanan terlihat normal. Namun beberapa siswa mengaku mencium bau tidak biasa dari lauk ayam.
Sampel Makanan Dikirim ke Lab Palembang
Untuk mengetahui penyebab pastinya, petugas kesehatan telah mengambil sampel makanan dan mengirimkannya ke laboratorium di Palembang. Hasil uji lab akan menjadi acuan utama untuk memastikan apakah ada kontaminasi pada menu tersebut.





