LIPOSONLINE.COM– Pemerintah Kecamatan Selangit kembali turun langsung ke masyarakat, jemput bola berikan bantuan perlengkapan sekolah terhadap 6 anak.
Camat Selangit Misbahuddin Lubis bersama Kepala Desa, Lurah Selangit, Kasi Kesos, dan pengurus PKK melakukan roadshow dari rumah ke rumah untuk menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan.
Bantuan diberikan kepada anak yang akan masuk jenjang SD, SMP, maupun SMA dan terkendala biaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Selangit Jemput Bola Anak Putus Sekolah” yang telah berjalan sejak 2023.
Tahun 2026 ini merupakan tahun keempat pelaksanaan program tersebut. Selangit Jemput Bola Anak Putus Sekolah, 6 Anak Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah
Dana Berasal dari Dana Desa
Untuk Tahun Ajaran 2026, sebanyak 6 anak di Kecamatan Selangit menerima bantuan kelengkapan sekolah.
Camat Selangit Misbahudin Lubis mengatakan, yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, anggaran untuk pembelian perlengkapan sekolah tahun ini bersumber dari Dana Desa.
Sementara pada tahun sebelumnya, bantuan berasal dari hasil urunan para dermawan.
Sejak diluncurkan tahun 2023 sampai sekarang, sudah sekitar 30 anak yang kita bantu perlengkapan sekolahnya dan mereka sudah bisa bersekolah.
Wujudkan Program Prioritas Bupati Musi Rawas
Misbahuddin menyebut, program ini merupakan bentuk dukungan Kecamatan Selangit terhadap program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas dalam mewujudkan visi Musi Rawas MANTAB Berkelanjutan.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi anak di wilayah Selangit yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya membeli perlengkapan sekolah.
Camat Selangit juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini, khususnya para Kepala Desa yang aktif membantu warganya.
Dukungan dari Kepala Desa sangat membantu meringankan beban warga agar anak-anak mereka bisa tetap melanjutkan sekolah.
Program “Selangit Jemput Bola” diharapkan menjadi contoh nyata sinergi pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mengakses pendidikan.







