LIPOSONLINE.COM – Musibah kebakaran melanda Desa Serinanti, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Minggu, 19 Juli 2026 dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.50 WIB ini menghanguskan 4 unit rumah panggung semi permanen dan membuat 7 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Api terlihat membumbung tinggi saat sebagian besar warga masih tertidur. Kobaran api dengan cepat melahap seluruh bangunan rumah kayu yang berdekatan.
Baca Juga : Pertengkaran Suami Istri Diduga Pemicu Kebakaran di Jawa Kanan SS Lubuk Linggau
Karena material bangunan mudah terbakar, api menyebar dalam waktu singkat.
4 Rumah Hangus, Barang Berharga Tak Terselamatkan
Berdasarkan data di lapangan, rumah yang terbakar adalah milik Minah, Iwan, Miori, dan Darwis. Seluruh bangunan ludes tak bersisa.
Danramil Koramil 402-02/Pedamaran, Kapten Inf Jefri Gunawan, yang turun langsung ke lokasi mengatakan penghuni tidak sempat menyelamatkan harta benda.
Dikatakannya, rumah yang terbakar ada 4 unit milik Minah, Iwan, Miori, dan Darwis.
”Semuanya hangus tak bersisa,” kata Kapten Jefri, Minggu, 19 Juli 2026 dikutip dari sumeks.disway.id.
Walaupun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Warga dan Petugas Bahu-membahu Padamkan Api
Kobaran api berhasil dipadamkan warga dan petugas berselang sekitar 1 jam usai kejadian. Saat itu warga setempat berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan datang.
Petugas TNI, Polri, dan 3 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) juga dikerahkan ke lokasi untuk memastikan api tidak merembet ke rumah lain.
Menurut Danramil, dari informasi yang didapat dugaan sementara api berasal dari salah satu rumah warga. “Untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan petugas,” kata Danramil.
Korban Mengungsi dan Imbauan Kewaspadaan
Saat ini seluruh korban kebakaran yang terdiri dari 4 KK telah mengungsi ke rumah sanak keluarga terdekat. Kapten Jefri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama di musim kemarau seperti saat ini.
“Masyarakat diminta selalu berhati-hati saat meninggalkan rumah. Periksa instalasi listrik dan kompor gas untuk menghindari korsleting dan kebakaran,” pesannya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran di Desa Serinanti tersebut.





