LIPOSONLINE.COM – Polda Sumsel memulai babak baru pelayanan publik digital. Ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Prototype milik Ditlantas Polda Sumsel, Jumat 7 Agustus 2026.
Pembangunan gedung ini menjadi wujud nyata komitmen Polri Presisi dalam menghadirkan layanan administrasi kendaraan bermotor yang lebih cepat, modern, transparan, dan bebas pungli. Sekaligus mendukung sistem Electronic Traffic Law Enforcement / E-TLE.
Acara ground breaking dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Lokasinya di Jl. H. Sarkowi B, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol. Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol. Feri Handoko, para PJU Polda Sumsel, Forkopimda Sumsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan stakeholder terkait.
Baca Juga :159 Personel Polda Sumsel Dilatih Jadi Trainer Literasi AI untuk Pelajar
Momen ini juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat hibah tanah 1,2 hektare dari Pemprov Sumsel kepada Polda Sumsel. Hibah ini bentuk dukungan Pemprov untuk meningkatkan mutu pelayanan kepolisian.
Gedung BPKB Prototype yang akan dibangun memiliki luas 1.844 m². Target pembangunannya selesai 10 Desember 2026.
Selain fokus infrastruktur, Polda Sumsel juga menyalurkan 20 unit kontainer bantuan sosial untuk warga kurang mampu dan bantuan simbolis ke 6 tokoh masyarakat.
Ditlantas Polda Sumsel juga menyerahkan kendaraan operasional baru ke Satlantas Polrestabes Palembang guna memperkuat pelayanan lalu lintas.
Mewakili Gubernur Sumsel, Sekda Sumsel Drs. H. Edward Candra, M.H. mengapresiasi kolaborasi Pemprov dan Polda Sumsel. Penyerahan lahan ini bukti komitmen Pemprov Sumsel mendukung pelayanan kepolisian.
Baca Juga :Gerebek Pondok di Kebun Sawit, Polisi Musi Rawas Amankan 7 Paket Sabu
Pemprov Sumsel berharap gedung BPKB baru ini bisa memberi layanan yang lebih mudah, nyaman, dan profesional untuk masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan gedung modern harus dibarengi peningkatan kualitas personel.
Sesuai arahan Kapolda Sumsel, pelayanan harus cepat, transparan, profesional, humanis, dan bersih dari pungli.
”Baksos hari ini juga bukti Polri hadir tidak hanya membangun gedung, tapi juga membangun kepedulian,” ucapnya.
Peletakan batu pertama ini menjadi tonggak penting transformasi digital Polda Sumsel. Sinergi dengan Pemprov Sumsel diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik, mendukung reformasi birokrasi, serta menciptakan iklim investasi dan kepastian hukum yang lebih baik di Sumsel.







