LIPOSONLINE.COM – Suplai air dari Bendung Kelingi (BK) ke areal persawahan menjadi keluhan utama masyarakat di Desa Suka Mulya, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas.
Masalah air irigasi ini mengemuka saat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Dr. Ir. H. Hendra Gunawan, S.H., M.H menggelar Reses Perorangan Masa Sidang VI Tahun 2026.

Kegiatan reses dilaksanakan 3 Juli hingga 10 Juli 2026 di 6 titik. Salah satunya di Desa Suka Mulya pada Selasa, 7 Juli 2026 malam yang dihadiri ratusan masyarakat.
Kades Suka Mulya, Romyadi, mengatakan desanya merupakan penghasil gabah terbesar kedua di Kabupaten Musi Rawas. Mayoritas warga berprofesi sebagai petani padi. Namun saat ini produksi terancam karena air irigasi tidak mengalir sampai ke lahan.
“Air dari Bendung Kelingi hanya sampai di BK 16. Warga sudah gotong royong membersihkan saluran dari BK 16 sampai BK 17, tapi air tetap tidak sampai ke sawah,” ujar Romyadi.
Akibatnya, cita-cita warga untuk panen 3 kali dalam setahun tertunda. Saat ini petani hanya mengandalkan air tadah hujan sehingga maksimal hanya bisa panen 2 kali dalam setahun.






