LIPOSONLINE.COM – Polres Ogan Ilir bersama unsur terkait bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah titik yang terdeteksi di Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Aksi cepat ini dipimpin langsung Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, sebagai wujud komitmen Polri mencegah kebakaran meluas.
Operasi mitigasi dan pemadaman melibatkan personel Polres Ogan Ilir, jajaran Kapolsek di wilayah terdampak, TNI, BPBD Ogan Ilir, BPBD Sumsel, Manggala Agni, serta instansi lainnya.
Kolaborasi lintas sektor ini jadi kunci percepatan penanganan di lapangan.
Baca Juga :Bidhumas Polda Sumsel Gelar Nobar Hoegeng Awards 2026, Teguhkan Semangat Integritas Polri
Beberapa lokasi yang disasar tim gabungan antara lain Desa Embacang dan Talang Tengah Laut di Kecamatan Lubuk Keliat, Desa Kelampadu Kecamatan Muara Kuang, Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai, Desa Ibul Besar I Kecamatan Pemulutan Selatan, serta Desa Palemraya Kecamatan Indralaya Utara.
Di lapangan, petugas menghadapi medan sulit. Ada semak belukar, rawa, akses jalan terbatas, bahkan titik api yang terpisah Sungai Ogan dan minim sinyal.
Meski begitu, tim tetap turun langsung, berkoordinasi dengan warga, dan memantau perkembangan agar api tidak menyebar.
Hasilnya, titik api yang bisa dijangkau berhasil dipadamkan dengan peralatan yang ada. Untuk lokasi yang masih muncul asap, tim terus melakukan pendinginan dan patroli intensif agar tidak muncul lagi.
Baca Juga :Data PA Palembang: Cerai Gugat Dominasi 80% Perceraian di Semester I 2026
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengapresiasi kerja keras semua pihak.
“Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, para Kapolsek, dan seluruh unsur yang semangatnya luar biasa. Karena sinergi ini, titik api bisa cepat dikendalikan dan situasi tetap kondusif,” terangnya.
Ia juga mengimbau warga ikut mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan cara bakar.
Soal Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Karena butuh respons cepat dan kepedulian semua.
Polres Ogan Ilir bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, dan pemda akan terus perkuat patroli serta deteksi dini di wilayah rawan.
”Jangan bakar lahan karena melanggar hukum dan bahaya bagi kesehatan serta lingkungan. Kalau lihat titik api, segera laporkan ke aparat,” tegasnya.’
Baca Juga :QRIS vs Bank Transfer: Which One Is Best for Daily Payments and Business?
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya juga menyebut Karhutla jadi prioritas Polda Sumsel saat musim kemarau.
Pihaknya akan mengoptimalkan kolaborasi Polri, TNI, pemda, BPBD, Manggala Agni dan semua pihak.
Kecepatan di lapangan kata dia kunci agar api tidak membesar. ”Mari jaga lingkungan, jangan bakar lahan dan segera laporkan jika ada titik api,” imbunya.
Dengan patroli terpadu dan pemadaman berkelanjutan, Polres Ogan Ilir bersama instansi terkait berkomitmen menjaga Ogan Ilir tetap aman dari Karhutla.




