LIPOSONLINE.COM – Polrestabes Palembang bergerak cepat membongkar kasus begal yang menimpa anggota polisi Bidokkes Polda Sumsel saat sedang ngojek mengantarkan penumpang.
Dua pelaku berhasil diamankan dalam waktu 3 hari setelah kejadian. Kasus ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam memberantas kejahatan jalanan dan memberi rasa aman bagi masyarakat Kota Palembang.
Aiptu JE Ditusuk Saat Jadi Ojek Pangkalan
Peristiwa terjadi Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Inspektur Marzuki, samping SDN 25, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I.
Baca Juga :Polsek Tugumulyo Bubarkan Balap Liar di Musi Rawas, Beri Pembinaan ke Remaja
Korban adalah Aiptu JE, anggota Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumsel. Saat itu korban sedang menjalankan aktivitas sambilan sebagai tukang ojek pangkalan.
Berdasarkan penyelidikan, korban mengantar 2 penumpang, seorang pria dan wanita, ke lokasi kejadian.
Di tempat tujuan terjadi cekcok soal tarif. Cekcok berujung kekerasan. Salah satu pelaku memukul kepala korban dengan balok kayu dan menusuk perut korban sebanyak 4 kali.
Setelah korban tak berdaya, pelaku merampas 1 unit motor Honda Beat 2019 warna putih nopol BG 6384 ACK lalu kabur.
Dua Tersangka Diamankan di Lokasi Berbeda
Menerima laporan, Satreskrim Polrestabes Palembang langsung turun. Petugas olah TKP, cek CCTV, dan minta keterangan saksi.
Baca Juga :Future of Banking as a Service: Trends, Opportunities, and What Comes Next
Hasil penyelidikan mengarah ke identitas pelaku. Senin 10 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, tim menangkap tersangka FZ di Jalan Inspektur Marzuki, Lorong Wijaya.
Pengembangan dilanjutkan. Pukul 14.00 WIB hari yang sama, tersangka FI diringkus di sebuah penginapan depan Terminal Alang-Alang Lebar.
Penyidik masih mendalami peran masing-masing serta kemungkinan adanya pelaku lain.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menegaskan, penangkapan ini bentuk komitmen memberantas kriminalitas di Palembang.
Baca Juga :2 Personil Polres Empat Lawang Dipecat
“Kami tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan. Proses hukum akan kami tegakkan profesional, transparan, dan sesuai aturan,” tegas Kombes Sonny.
Polda Sumsel Dukung Penuh Pengungkapan
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyebut kecepatan merespons laporan warga penting untuk mencegah pelaku beraksi lagi.
“Polri berkomitmen memberi perlindungan terbaik. Kami juga minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika ada kejadian mencurigakan,” terang Kombes Nandang.
Polda Sumsel mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif. Informasi dari warga sangat membantu polisi mendeteksi dan mencegah kejahatan lebih dini.







