LIPOSONLINE.COM – Polsek Tugumulyo bubarkan aksi balap liar di Jalan Lintas Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas yang meresahkan warga.
Penertiban dilakukan, Minggu 9 Agustus 2026, dengan pendekatan preemtif dan humanis. Petugas datang ke lokasi, membubarkan kerumunan remaja, lalu langsung memberikan pembinaan.
Kapolsek Tugumulyo AKP Rudin Suprianto, memimpin langsung operasi tersebut bersama personel menggunakan mobil patroli.
Keluhan Warga Ditindaklanjuti
Jalan lintas Kalibening memang sering dijadikan tempat kebut-kebutan. Selain membahayakan pengguna jalan lain, suara knalpot bising juga mengganggu warga sekitar.
Baca Juga :2 Personil Polres Empat Lawang Dipecat
Berangkat dari laporan masyarakat, Kapolsek bersama anggota segera menuju lokasi. Saat melihat petugas datang, para remaja yang diduga akan balapan langsung berhamburan.
Polisi tidak hanya membubarkan. Para pemuda juga dikumpulkan untuk diberi edukasi dan pembinaan.
“Hari ini kami ke titik yang sering dipakai balap liar. Kami bubarkan dan berikan pembinaan secara humanis agar mereka sadar bahaya aksi ugal-ugalan di jalan umum,” kata AKP Rudin.
Ia menegaskan, jalan raya bukan tempat balapan. Aksi tersebut sangat berisiko, tidak hanya bagi pelaku tapi juga pengguna jalan lain dan bisa berakibat fatal.
Baca Juga :Challenges of Banking as a Service
Kapolres Minta Orang Tua Ikut Mengawasi
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, juga angkat bicara. Ia meminta orang tua dan lingkungan berperan aktif mengawasi anak.
“Jangan biarkan anak di bawah umur bawa motor, apalagi untuk balapan. Kami imbau orang tua di Musi Rawas tingkatkan pengawasan dan jangan memfasilitasi kegiatan berbahaya,” tegas Kapolres.
AKBP Agung menyebut, Polres Musi Rawas bersama polsek jajaran akan rutin menggelar patroli dan pembinaan.
Baca Juga :Nomor WA Palsu Mengaku Pejabat Kejati Sumsel Beredar, Masyarakat Diimbau Waspada
Namun jika imbauan diabaikan, pihaknya tidak segan menindak tegas. “Kami utamakan pembinaan, tapi demi Kamtibmas yang kondusif kami juga siap ambil tindakan hukum,” ucapnya.
Diharapkan dengan pembinaan intensif ini para remaja jera dan beralih ke kegiatan yang lebih positif.





