Tekan Kejahatan Jalanan, Polda Sumsel Gelar Operasi Sikat I Musi 2026 Selama 16 Hari

oleh -107 Dilihat
Polda Sumsel menggelar Operasi Sikat I Musi 2026 untuk memberantas 3C dan premanisme.

LIPOSONLINE.COM – Aparat kepolisian di wilayah Sumatera Selatan kian mengintensifkan langkah pencegahan dan penindakan terhadap maraknya kejahatan di jalanan.

Langkah strategis ini diawali dengan Pembukaan Latihan Praoperasi (Latpraops) Sikat I Musi 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Auditorium Lantai 7 Gedung Utama Mapolda Sumsel, Palembang, Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan pembekalan ini bertujuan memperkuat kesamaan persepsi, menyelaraskan pola pikir, serta memantapkan taktik cara bertindak bagi seluruh jajaran di lapangan.

Persiapan matang ini dinilai krusial guna mengoptimalkan perlindungan masyarakat dari ancaman tindak kriminalitas.

Baca Juga :Penggerebekan Palsu di Lubuk Linggau Berujung Tindak Kriminal

Agenda kewilayahan berskala besar ini mengikutsertakan personel gabungan dari tingkatan Polda hingga seluruh Polres jajaran, baik yang hadir secara langsung maupun via sambungan komputer/daring.

Sesuai jadwal, Operasi Sikat I Musi 2026 akan bergulir selama 16 hari penuh, terhitung mulai 24 September sampai 9 Oktober 2026.

Dalam pelaksanaannya, pemetaan wilayah rawan tindak pidana di kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan telah diselesaikan oleh jajaran Polda Sumsel.

Operasi ini menargetkan penindakan tegas terhadap kejahatan konvensional jalanan yang sering meresahkan, seperti curat, curas, curanmor (3C), hingga aksi premanisme yang mengganggu ketertiban.

Baca Juga :Kasus Kapal Tongkang OCEANIC 238 Dihentikan, Polda Sumsel Tegaskan Sengketa Perdata

Jabatan Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) dalam agenda ini dipercayakan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol. Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K., M.H.

Strategi penanganan mengutamakan penegakan hukum yang terukur dan proporsional, ditunjang deteksi dini intelijen serta intensifikasi patroli pada zona-zona rawan yang telah ditandai.

Tanpa Toleransi dan Bangun Super Team

Dalam arahannya, Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa jaminan keamanan adalah hak mendasar yang wajib dirasakan oleh seluruh warga.

Oleh sebab itu, jajaran kepolisian diminta bertindak presisi dan tidak memberikan celah sedikit pun bagi para pelaku kejahatan.

Baca Juga :Geger! Pedagang Model Ditemukan Meninggal di Kawasan GOR Pancasila Muara Enim

Kapolda meminta personil pastikan operasi berjalan tepat sasaran serta zero tolerance bagi pelaku kejahatan dan premanisme.

Sebab keberhasilan operasi bukan hanya dilihat dari penyelesaian perkara, namun berkurangnya angka kejahatan serta terciptanya rasa aman bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Kapolda menyoroti pentingnya kolaborasi lintas fungsi, perkuatan sinergi inter-wilayah, serta keterlibatan instansi terkait seperti TNI dan unsur aparat penegak hukum lainnya demi mencapai hasil maksimal.

“Sebagai manusia biasa tentunya kita tidak bisa menjadi Superman, namun kita bisa membangun super team yang solid dalam mencapai tujuan operasi. Landasi pengabdian ini dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas demi menjaga kehormatan institusi dan menggelorakan semangat ‘Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!’” tambahnya.

Komitmen Pelayanan dan Imbauan Partisipasi Publik

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan seluruh jajaran berkomitmen menjalankan instruksi pimpinan secara profesional namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Baca Juga :Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau Ungkap 2 Kasus Ekstasi 56 Butir 19,29 Gram, 3 Tersangka Diamankan

Pihaknya memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Personel dipersiapkan agar memahami sasaran dan cara bertindak yang tepat sehingga penanganan kejahatan jalanan maupun premanisme dapat berjalan terarah.

Polda Sumatera Selatan turut mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan lingkungan dan tidak ragu untuk segera menginformasikan segala potensi gangguan keamanan maupun aksi premanisme kepada kantor polisi terdekat.

Dukungan serta keterbukaan informasi dari masyarakat menjadi kunci penting bagi kepolisian dalam melakukan intervensi dini guna menjaga kondusivitas wilayah Sumatera Selatan selama berlangsungnya Operasi Sikat I Musi 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.