LIPOSONLINE.COM – Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan Karhutla di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Senin 24 Agustus 2026.
Berdasarkan data Kapolsek Indralaya, luas lahan yang terbakar diperkirakan 15 hektare. Hingga pukul 15.30 WIB, sekitar 6 hektare sudah berhasil dipadamkan.
Sementara di titik lain api masih menyala dan menimbulkan kepulan asap putih.
Penanganan dilakukan secara terpadu oleh Polri melalui Posko Karhutla Polsek Indralaya dan Polres Ogan Ilir, BPBD, TNI, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api MPA Desa, serta Bhabinkamtibmas setempat.
Baca Juga :Mobil BG-8583-DR Jadi Petunjuk, 3 Pelaku Karhutla di OKU Timur Diamankan
Petugas fokus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api merambat ke area lain. Upaya dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan dan ketersediaan sumber air.
Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas menghadapi kendala. Lokasi merupakan lahan semi gambut dengan sumber air terbatas.
Hal ini membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan strategi khusus agar titik api bisa dikendalikan optimal.
Selain memadamkan api, personel kepolisian juga melakukan pemantauan perkembangan titik api dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penelusuran. Kepolisian belum menyimpulkan apakah ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga :Viral! Dugaan Kades di Musi Rawas Selingkuh dengan Perangkat Desa, Begini Tanggapan CamatÂ
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan Polda Sumsel bersama jajaran mengoptimalkan penanganan melalui sinergi lintas instansi.
Pihaknya memastikan seluruh personel di lapangan bekerja secara profesional bersama BPBD, TNI, Manggala Agni dan masyarakat untuk memadamkan titik api secepat mungkin.
Ditambahkannya, penanganan akan terus dilakukan sampai kondisi di lapangan benar-benar terkendali.
Ia menambahkan, selain pemadaman, kepolisian juga melakukan pendalaman untuk mengetahui fakta dan penyebab kebakaran.
Baca Juga :Presiden Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Karhutla di Palembang, Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen
Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Namun saat ini Polri masih fokus pada pemadaman dan memastikan Karhutla tidak meluas.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polda Sumsel mengimbau masyarakat sekitar lokasi dan wilayah terdampak asap untuk meningkatkan kewaspadaan.
Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran.
Bagi yang beraktivitas di luar rumah saat udara terdampak asap, diminta waspada khususnya kelompok rentan.
Baca Juga :Krismanto Pimpin Panitia Konferkab PWI Musi Rawas, Ini Tahapannya
Pengguna kendaraan di wilayah jarak pandang terganggu asap juga diminta mengurangi kecepatan dan mengutamakan keselamatan.
Masyarakat diimbau segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan ke kepolisian atau posko Karhutla terdekat.
Penanganan di Desa Pulau Semambu masih berlangsung. Sinergi Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, MPA dan masyarakat terus diperkuat untuk memastikan api tidak meluas di wilayah Ogan Ilir.





