Tak Tunggu Pemerintah, Warga Kayu Ara Lubuk Linggau Perbaiki Gantung Jembatan Pakai Dana Sendiri

oleh -30 Dilihat
Warga Kelurahan Kayu Ara Lubuk Linggau Barat I swadaya perbaiki jembatan gantung rusak. Dana Rp7,9 juta terkumpul, warga kecewa penanganan PUPR hanya tambal sulam.

LIPOSONLINE.COM – Aksi solidaritas tinggi ditunjukkan warga Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I.

Tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, mereka bahu-membahu memperbaiki jembatan gantung yang kondisinya memprihatinkan dan menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi warga.

Perbaikan dilakukan sepenuhnya dari hasil iuran sukarela para pengguna jembatan.
Penggalangan dana dipimpin tim inisiatif yang terdiri dari Kopri, Sukri, Indau, Acun, dan Apok.

Dana Rp7,9 Juta Terkumpul, Perbaikan Digelar Minggu

Sukri selaku koordinator kegiatan mengatakan animo warga luar biasa. Hingga Sabtu, 12 September 2026, dana swadaya yang terkumpul sudah mencapai Rp7,9 juta.

Baca Juga :How Banks Modernize Legacy Banking Infrastructure

Dari dana itu langsung dibelikan material. Pengerjaan perbaikan pun dimulai Minggu, 13 September 2026.

Material yang disiapkan antara lain, 4 lembar plat bordes, 6 batang besi ulir 8, 2 batang besi siku, 1 batang pipa besi.

Lalu 4 dus kawat las, 2 buah pahat, meteran, 20 mata gerinda, serta peralatan penunjang lain.

Warga bekerja sejak pagi hingga malam. Semangat gotong royong terlihat jelas demi merampungkan perbaikan secepatnya.

Kecewa dengan Penanganan PUPR Lubuk Linggau

Baca Juga :Gempar, Pria di Muara Lakitan Musi Rawas Tikam Saudara Kandung Hingga Tewas

Di balik semangat swadaya, warga meluapkan kekecewaan terhadap Dinas PUPR Kota Lubuk Linggau.

Sukri menyebut beberapa hari sebelumnya memang ada petugas dari PUPR yang datang. Namun hasilnya tidak memuaskan.

“Memang ada tim PU kemarin, tapi perbaikannya tambal sulam. Cuma bawa selembar plat dan pakai besi bekas di sekitar. Masalah utamanya tidak diselesaikan,” terang Sukri.

Kekecewaan makin besar karena jembatan ini tiap hari dilintasi warga. Banyak baut dan rangka besi yang sudah copot sehingga membahayakan.

Diakuinya selembar plat dari pemerintah itu terasa tidak ada artinya dibanding keluhan mereka selama ini.

Sempat Diremehkan, Warga Buktikan Bisa

Baca Juga :Harga Emas Antam Turun Rp2.000, Senin 14 September 2026 di Level Rp2.602.000/Gram

Perjuangan warga tidak mudah. Sukri mengaku sempat dianggap mustahil bisa mengumpulkan dana.

Namun ternyata kepedulian warga tinggi. Hal ini yang bikin kami semangat sampai lembur
Ia menegaskan perbaikan ini adalah tanggung jawab moral kepada para donatur.

“Terima kasih untuk warga Kayu Ara dan para donatur. Semoga jadi amal ibadah. Ke depan jembatan ini harus kita jaga bersama, jangan sampai dilewati kendaraan berat,” tegas Sukri.

Meski tahap awal rampung, Sukri sadar pekerjaan belum selesai. Banyak bagian jembatan masih butuh penanganan lanjutan.

Baca Juga :Kurir Ekstasi Logo Trump Ditangkap di Lubuk Linggau, Barang Bukti 6 Butir Disita

“Ini baru awal. Nanti kita lanjut gotong royong lagi. Kalau baut dan besi yang lepas dibiarkan, bisa berbahaya ke depannya,” pungkasnya.

Warga berharap setelah aksi swadaya ini, pemerintah daerah tidak lagi abai dan segera melakukan pembangunan infrastruktur yang permanen, bukan sekadar perbaikan sementara.

No More Posts Available.

No more pages to load.