LIPOSONLINE.COM – Insiden kebocoran pipa gas alam milik Petro Prabu di Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sempat memicu kobaran api, Jumat 31 Juli 2026 sore.
Berkat respon cepat aparat, perusahaan, damkar dan warga, situasi berhasil dikendalikan. Untungnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun kerusakan harta benda milik warga.
Insiden terjadi di halaman belakang rumah kontrakan Jalan Malabar, Kelurahan Muara Dua Barat, Kecamatan Prabumulih Timur.
Kronologi: Warga Padamkan Api, Petro Prabu Hentikan Aliran Gas
Kronologis kejadian sekitar pukul 17.45 WIB warga dikejutkan dengan kebocoran pipa gas yang kemudian menyambar api.
Baca Juga : Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di KM 24 Muratara – Muba Tewaskan 2 Orang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Melihat kejadian itu, warga langsung melakukan upaya pemadaman secara mandiri. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.50 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa.
Lima menit kemudian, tim teknis Petro Prabu tiba di lokasi. Mereka langsung melakukan pengecekan dan menutup sementara aliran gas untuk mencegah kebakaran susulan.
Pada pukul 18.00 WIB, petugas Damkar Kota Prabumulih juga datang untuk melakukan pendinginan area agar tidak ada potensi api kembali menyala.
Polres Prabumulih Pasang Police Line dan Amankan TKP
Laporan masuk melalui Call Center 110 direspons cepat oleh Polres Prabumulih. Di bawah arahan Kapolres AKBP Gunarto, personel Samapta, piket fungsi, dan Polsek Prabumulih Timur dikerahkan.
Baca Juga : Kejari Musi Rawas Tetapkan Ketua dan Sekretaris Koperasi Tersangka Korupsi Dana PSR Rp9,3 Miliar
Area kejadian dipasangi garis polisi agar warga tidak mendekat. Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk penghuni kontrakan berinisial AS, 57 tahun, untuk mengetahui penyebab kebocoran. Saat ini kondisi di lokasi sudah dinyatakan aman dan kondusif.
Polda Sumsel: Penanganan Cepat dan Profesional
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas.
Semua proses penanganan dilakukan cepat, profesional dan transparan. Lokasi kejadian sudah diamankan dan berkoordinasi dengan perusahaan serta instansi terkait.
Kombes Nandang juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas.
Jika menemukan kejadian berbahaya, segera hubungi 110 atau kantor polisi terdekat.
Respon cepat Polres Prabumulih ini menjadi bukti kesiapsiagaan Polri dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Sumsel.





