Pencari Kepiting di Banyuasin Tewas Diterkam Buaya Muara Depan Anak-Istri

oleh -29 Dilihat
Seorang pencari kepiting asal Musi Banyuasin tewas usai diterkam buaya muara di Sungai Sembilang, Banyuasin. Korban ditemukan meninggal setelah pencarian bersama warga

LIPOSONLINE.COM – Nasib naas menimpa Ujang Kaswara (45), warga Desa Sirin Agung, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin. Pria tersebut tewas tragis setelah diserang buaya muara saat sedang mencari kepiting di perairan Sungai Sembilang Simpang Bugis Dalam, Kecamatan Banyuasin II, pada Minggu, 20 September 2026sekitar pukul 11.00 WIB.

Insiden mengerikan tersebut disaksikan langsung oleh sang istri, Selvi Sukaesih (40), dan anak mereka yang baru berusia lima tahun.

Kapolsek Banyuasin II IPTU Muhammad Ardhi Noer, mewakili Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, menjelaskan bahwa korban bersama keluarga kecilnya bertolak dari rumah menuju lokasi kejadian menggunakan perahu ketek.

Setibanya di tepi Sungai Sembilang, korban turun dari perahu untuk memulung kepiting. Diduga korban tidak menyadari keberadaan predator air di kawasan tersebut.

Baca Juga :Tekan Kejahatan Jalanan, Polda Sumsel Gelar Operasi Sikat I Musi 2026 Selama 16 Hari

Secara mendadak, seekor buaya berukuran besar langsung menyergap korban hingga ia sempat berteriak meminta pertolongan sebelum diseret masuk ke dalam air.

Tak berselang lama, reptil ganas itu kembali muncul ke permukaan sembari mencengkeram tubuh Ujang.

Keadaan semakin mencekam saat buaya tersebut sempat menyundul perahu ketek yang ditumpangi istri dan anak korban hingga hampang terbalik.

Beruntung perahu tidak karam, dan predator itu kembali tenggelam membawa tubuh korban ke dasar sungai.

Dalam kondisi trauma berat, Selvi segera bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Banyuasin II.

Baca Juga :Hadiri Rakor Karhutla, Wali Kota Lubuk Linggau Dorong Sinergi Hingga Tingkat RT

Petugas kepolisian bersama warga setempat langsung bergerak menyisir lokasi untuk melakukan pencarian.

“Upaya penyisiran akhirnya membuahkan hasil. Pada Senin (21/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” tambah IPTU Ardhi.

Setelah dievakuasi oleh tim gabungan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

No More Posts Available.

No more pages to load.