PDAM Putus Air Kantor Lurah Taba Pingin Lubuk Linggau Nunggak 51 Bulan

oleh -6 Dilihat

LIPOSONLINE.COM – Video pemutusan aliran air oleh petugas PDAM ke kantor pemerintahan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kantor Lurah Taba Pingin, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Aksi tegas dilakukan PDAM Tirta Bukit Sulap pada Selasa 15 September 2026. Bukan tanpa alasan, sambungan air ke kantor kelurahan dihentikan karena menunggak tagihan sangat lama.

Divisi Humas dan Hukum PDAM Tirta Bukit Sulap, Ferry Isrop, membenarkan pemutusan tersebut.

Ia mengungkap tunggakan Kantor Lurah Taba Pingin sudah 51 bulan atau lebih dari 4 tahun.

Baca Juga :Canary Releases in Modern Banking Software

“Total tunggakan kantor lurah itu Rp3,6 juta selama 51 bulan belum dibayar,” kata Ferry saat dikonfirmasi Kamis 17 September 2026.

Ferry menjelaskan sebelum eksekusi, pihaknya sudah melakukan penagihan persuasif. Surat teguran hingga komunikasi langsung sudah dilayangkan.

Namun tidak mendapat respon positif. Pihak kelurahan berdalih tidak tersedianya pos anggaran untuk pembayaran air bersih.

“Mereka beralasan tidak punya anggaran untuk bayar PDAM. Yang dianggarkan cuma untuk listrik saja,” terang Ferry.

Baca Juga :Video Viral Terobos Palang Parkir, Pelaku Curanmor RS BARI Palembang Diciduk di Pondok

Menurut Ferry, langkah memutus sambungan air ke instansi pemerintah ini sengaja dilakukan sebagai shock therapy dan percontohan.

Tujuannya agar kantor lain lebih disiplin dan masyarakat juga termotivasi taat membayar.

“Ini kita jadikan contoh untuk kantor pemerintah lainnya. Kalau kantor lurah saja tidak bayar, bagaimana kita bisa minta masyarakat untuk tertib bayar,” tegasnya.

Ia menyebut untuk saat ini baru satu kantor pemerintah yang terdata dan diputus. Namun tidak menutup kemungkinan penertiban serupa akan menyasar kantor lain yang juga menunggak.

Baca Juga :Video Viral Terobos Palang Parkir, Pelaku Curanmor RS BARI Palembang Diciduk di Pondok

17 Ribu Pelanggan, Hanya 3.800 yang Bayar

Ferry juga membeberkan kondisi memprihatinkan soal kepatuhan pelanggan.

Dalam satu bulan terakhir, pihaknya telah melakukan pemutusan terhadap 100 sambungan pelanggan.

Mulai dari kategori industri, sosial, hingga rumah tangga.

Baca Juga : 26 Kepala Sekolah di Musi Rawas Dilantik, Berikut Daftar Namanya

Dari total 17.000 pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap, ternyata hanya 3.800 pelanggan yang aktif membayar.

Sisanya masih menunggak. “Pelanggan PDAM di Lubuk Linggau ada 17 ribu, yang rutin bayar cuma 3.800. Sisanya itu nunggak,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.