LIPOSONLINE.COM – Tragedi menimpa rombongan mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan.
Sebuah perahu ditumpangi 4 mahasiswa KKN salah satu universitas di Lubuk Linggau terbalik di Sungai Rawas, Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Senin 27 Juli 2026 sekitar pukul 14.40 WIB.
Akibat kejadian itu, satu mahasiswa dinyatakan meninggal dunia. Tiga rekannya selamat setelah ditolong warga.
Kronologi Perahu Terbalik di Desa Rantau Kadam
Korban meninggal diketahui bernama Abdul Hadi Romadin, 21 tahun, warga SP 11 Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara.
Baca Juga : Aksi Tak Wajar di Rawas Ilir, Pria Asal Karang Dapo Diciduk Usai Curi BH di Jemuran
Berdasarkan informasi, keempat mahasiswa tersebut sedang melakukan aktivitas menggunakan perahu di aliran Sungai Rawas.
Di tengah perjalanan, perahu yang mereka naiki tiba-tiba oleng dan terbalik. Seluruh penumpang langsung tercebur ke sungai.
Melihat peristiwa itu, warga sekitar Desa Rantau Kadam segera berupaya melakukan evakuasi. Dengan peralatan seadanya, warga berhasil mengevakuasi tiga mahasiswa dari dalam air.
Baca Juga : 2 Pengedar Ganja di Lubuk Linggau Simpan Barang Bukti di Bawah Pohon Pisang
Tiga korban selamat kemudian dievakuasi ke Puskesmas guna mendapat penanganan medis. Sementara Abdul Hadi sempat dinyatakan hilang.
Tim gabungan bersama warga langsung melakukan penyisiran. Sekitar pukul 15.00 WIB, tubuh Abdul Hadi ditemukan tidak jauh dari titik awal kejadian dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
BPBD Muratara Turunkan Tim Reaksi Cepat
Kepala BPBD Muratara Hasbi Hasidqi kepada wartawan mengatakan, setelah menerima laporan pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat ke lokasi.
Baca Juga : Niat Cari Durian Berujung Bui, 2 Pria di Lubuk Linggau Curi Motor di Belakang Kandang Ayam
Dari data awal, semua korban adalah peserta KKN yang bertugas di wilayah Karang Dapo.
Sementara itu, Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara H. Mugono kepada wartawan menambahkan, proses pencarian korban terakhir dilakukan secara intensif bersama masyarakat.





