LIPOSONLINE.COM – Polres Ogan Ilir Polda Sumsel meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan / Karhutla melalui patroli udara berbasis teknologi drone dan mengecek kesiapan sumber air di lapangan.
Aksi ini dilakukan melalui patroli terpadu Karhutla dipimpin langsung Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti di Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Jumat 7 Agustus 2026.
Kegiatan patroli digelar setelah Kapolres menggelar tatap muka dengan warga desa dan kelurahan se-Indralaya Utara di Balai Raga Desa Parit.
Tujuannya untuk memperkuat deteksi dini, pencegahan, serta kesiapsiagaan saat terjadi kebakaran.
Dalam patroli, personel gabungan menyisir titik rawan Karhutla lewat jalur darat.
Baca Juga :7 Tersangka Narkoba di Empat Lawang Ditangkap, Polisi Sita Sabu dan Senjata
Sekaligus melakukan pemantauan udara menggunakan drone untuk menjangkau area luas, termasuk lahan gambut yang sulit dilintasi kendaraan.
Teknologi drone membantu petugas memantau kondisi vegetasi, mendeteksi potensi titik api, dan mengidentifikasi aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar secara lebih cepat dan menyeluruh.
Selain patroli, rombongan juga meninjau embung, kolam cadangan air, dan aliran sungai yang bisa digunakan untuk pemadaman.
Ketersediaan air dinilai krusial agar penanganan Karhutla bisa dilakukan cepat, terutama di lokasi dengan akses terbatas.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti menjelaskan drone dipakai karena medan gambut di wilayahnya sulit dijangkau.
Baca Juga :Pria 23 Tahun di OKU Timur Sumsel Diduga Cabuli Anak 16 Tahun Sejak 2019
Dengan alat drone, area luas bisa diawasi dari udara. Kalau ada potensi titik api, bisa langsung kami deteksi dan ditangani lebih awal.
Ia juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika melihat api atau aktivitas mencurigakan.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas polisi. Butuh sinergi semua pihak. Kami imbau masyarakat tidak membakar lahan dan cepat melapor jika ada potensi kebakaran,” tegasnya.
Camat Indralaya Utara Wahyudi, menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Polri, TNI, desa, dan Masyarakat Peduli Api / MPA untuk mencegah Karhutla.
Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi, tingkatkan kesiapsiagaan, dan mendukung penuh langkah Polres Ogan Ilir.
Baca Juga :Ground Breaking Gedung Pelayanan BPKB, Langkah Polda Sumsel Menuju Pelayanan Digital
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, mengapresiasi langkah preventif Polres Ogan Ilir.
Pemanfaatan drone dan pengecekan sumber air menunjukkan kesiapan Polri menghadapi Karhutla sejak dini. ”Pencegahan harus konsisten, tidak menunggu sampai terjadi kebakaran,” jelasnya.
Melalui patroli darat, pemantauan drone, cek sumber air, dan penguatan sinergi dengan masyarakat, Polda Sumsel melalui Polres Ogan Ilir berkomitmen membangun sistem pencegahan Karhutla berbasis deteksi dini dan respons cepat.
Tujuannya menjaga keselamatan warga dan lingkungan dari ancaman bencana Karhutla.







