LIPOSONLINE.COM – Presiden Republik Indonesia memimpin langsung Rapat Terbatas Ratas penanganan Karhutla di Sumatera Selatan. Rapat digelar di VIP Room Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin 24 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB.
Ratas ini menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap kebakaran hutan dan lahan Karhutla di Sumsel, sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengantisipasi bencana ekologis.
Rapat dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Dari pemerintah pusat hadir Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, Mendagri, Mensesneg dan Seskab .
Dari unsur daerah hadir Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, Pangdam II/Sriwijaya, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel.
Baca Juga :20 Tersangka Karhutla Ditahan Polda Sumsel, 16 Kasus Masih Diproses
Kapolda Sumsel Dukung Penuh Penanganan Karhutla
Kehadiran Kapolda Sumsel menunjukkan keterlibatan aktif Polda Sumsel dalam penanganan karhutla.
Baik dari sisi pencegahan, mitigasi, patroli terpadu, pemantauan titik api bahkan hingga sosialisasi ke masyarakat di wilayah rawan kebakaran.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan kesiapan jajarannya mendukung arahan pemerintah pusat.
Polda Sumsel berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan sinergi lintas sektor dalam penanganan Karhutla.
Baca Juga :Kebakaran 2 Hektare Lahan di PT Samora OKI , Polda Sumsel Turunkan Tim
Dikatakannya, setiap arahan dan kebijakan yang disampaikan dalam rapat akan menjadi bagian penting dalam penguatan langkah penanganan di lapangan.
Ia menambahkan, penanganan karhutla butuh keterlibatan semua pihak. Mulai dari pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat.
Pencegahan dan deteksi dini jadi kunci agar kebakaran tidak meluas dan berdampak lebih besar. Ratas tersebut memperkuat koordinasi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Sinergi Polri, TNI, Pemda, dan instansi terkait dinilai penting untuk menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan stabilitas kamtibmas di Sumsel.
Baca Juga :Krismanto Pimpin Panitia Konferkab PWI Musi Rawas, Ini Tahapannya
Dukungan pemerintah pusat diharapkan mempercepat langkah mitigasi dan respons terhadap potensi kebakaran di Bumi Sriwijaya.
Rapat Terbatas yang dipimpin langsung Presiden ini menegaskan komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman karhutla.





