LIPOSONLINE.COM – Kabupaten Musi Rawas berduka. Dalam waktu 2 hari berturut-turut, 2 desa berbeda dilanda kebakaran hebat menghanguskan 6 rumah.
Kebakaran terbaru terjadi di Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti pada Selasa 18 Agustus 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Sehari sebelumnya tepatnya Senin 17 Agustus 2026 dini hari, 3 rumah di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri juga ludes terbakar.
Berdasarkan data Damkar Kabupaten Musi Rawas, api melalap rumah milik 3 bersaudara yaitu Sodikin, 46 tahun, Solihin, 43 tahun, dan Dewi, 40 tahun.
Baca Juga :KPK Usut Keterlibatan Bupati PALI Asgianto dalam Skandal Suap Opini WTP BPK
Proses pemadaman memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Petugas Damkar Mura dibantu Anggota Yonif Teritorial Pembangunan 947/Pangeran Amin dan tim dari dari Kota Lubuk Linggau baru berhasil menjinakkan api.
Kapolsek Muara Beliti Iptu Miming Wijaya mengatakan, informasi awal api pertama kali muncul dari rumah panggung yang ditempati Solihin.
Rumah panggung tersebut, di bawahnya banyak tumpukan kayu. Sehingga api cepat besar lalu merembet ke rumah Sodikin dan Dewi yang ada di sisi kiri dan kanan.
Ketiga bangunan tersebut akhirnya habis terbakar. Untuk total kerugian masih dalam pendataan pihak kepolisian.
Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar. Namun, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga :Polri Humanis, Kapolres Prabumulih Bantu Korban Kebakaran di Tanjung Telang
Kapolsek mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau seperti sekarang.
3 Rumah di Petunang Juga Terbakar
Musibah serupa juga terjadi sehari sebelumnya di Dusun VI Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri.
Peristiwa kebakaran terjadi Senin 17 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Akibatnya 3 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal.
Rumah yang terbakar milik Sahari Hariyanto, Baya, dan Darno. Seluruh isi rumah ikut hangus. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Baca Juga :Karhutla Sumsel Meluas, 909 Titik Kebakaran Hanguskan 664 Hektar Lahan
Api diduga pertama kali berasal dari rumah Sahari. Karena bangunan berbahan kayu dan posisinya berdekatan, api cepat menjalar ke rumah Baya dan terakhir ke rumah Darno.
Dengan dua kejadian ini, warga Musi Rawas diminta meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah desa dan pihak terkait juga diharapkan segera menyalurkan bantuan bagi para korban.





