Mendagri Tito Karnavian: Kepala Daerah Jangan Mau Dibohongi Sekda Soal Anggaran

oleh
Mendagri Tito
Mendagri Tito minta kepala daerah jangan mau dibohongi Sekda. Dorong efisiensi anggaran 2027 dan audit daerah yang ajukan tambahan DAU.

LIPOSONLINE.COM – Mendagri Tito Karnavian mewanti-wanti kepala daerah agar tidak mudah diperdaya jajaran birokrasi, khususnya Sekretaris Daerah (Sekda) dalam pengelolaan anggaran.

Tito meminta para kepala daerah memahami langsung pengelolaan keuangan agar tidak tergantung penuh pada staf.
Tito menegaskan kepala daerah harus aktif mempelajari APBD dan belanja daerah.

“Jangan mau dibohongin sama Sekda, Bappeda, bagian keuangan, kabag umum, dan juga OPD yang bikin program-program tidak perlu,” tegas Tito Karnavian Peringatan di Menara Bidakara, Jakarta, dikutip LIPOSONLINE.COM, Selasa, 4 Agustus 2026.

Baca Juga :How to Start Saving Money Effectively

Menurutnya, banyak program di daerah yang tidak efektif dan hanya jadi beban anggaran.

Dorongan Efisiensi Anggaran 2027

Mendagri Tito Karnavian juga mendorong kepala daerah melakukan efisiensi anggaran mulai 2027. Dari hasil pemantauan di lapangan, masih banyak pemborosan.

Pemborosan itu ditemukan pada belanja pegawai, biaya pemeliharaan, perawatan gedung, hingga anggaran makan minum yang dinilai berlebihan.

“Perjalanan dinas yang kebanyakan, rapat yang tidak perlu. Itu bisa disederhanakan, cukup Zoom meeting. Perawatan juga dibuat tinggi-tinggi padahal tidak segitu,” jelas Tito.

Baca Juga :Bayi Bernama Muhammad MBG Subianto Ditolak Dukcapil, Disebut Melanggar Aturan

Karena itu, ia meminta kepala daerah lebih teliti saat menyusun dan membahas anggaran bersama DPRD.

Pemerintah Pusat Tak Mudah Kasih Tambahan DAU

Tito juga menyinggung soal permintaan kenaikan Dana Alokasi Umum dari daerah.

“Saya enggak mau dibohongin sama kepala daerah. Kalau kita buka DAU, terus tinggal minta itu saja? No way. Kita enggak akan bodoh. Karena rata-rata staf Kemendagri mantan Pj Gubernur, Pj Walikota, Bupati,” kata Tito.

Kemendagri, lanjutnya, akan menurunkan tim khusus untuk mengaudit daerah yang mengajukan penambahan DAU.

Tito mencontihkan jika ada daerah yang mengeluh minta top up DAU karena nggak punya uang, Kemendagri akan menurunkan tim.

Tujuannya memastikan daerah benar-benar sudah melakukan efisiensi sebelum minta tambahan dana. “Kita bedah. Jangan sampai nanti dipermalukan,” ujar Tito.

No More Posts Available.

No more pages to load.