Kecelakaan Maut, 1 Pelajar Tewas Tabrak Dump Truk Mogok di Tambangan Musi Rawas

oleh
Kecelakaan Maut
Anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Musi Rawas melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut mengakibatkan seorang pelajar tewas.

LIPOSONLINE.COM – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Selasa 11 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WIB mengakibatkan 1 pelajar tewas.

Pelajar yang tewas dalam kecelakaan maut tersebut setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak dump truk yang mogok di tengah jalan.

Kasat Lantas Polres Musi Rawas AKP Muriyanto didampingi Kanit Gakkum Iptu Haris Joko menjelaskan, kejadian bermula saat sepeda motor Honda Sonic tanpa nopol yang dikendarai Regi Meliansyah Putra (16) berboncengan dengan Pito Jendar Tarmizi (15) melaju dari arah Desa Tambangan menuju BTS Ulu.

Setibanya di TKP, pengendara diduga kurang konsentrasi dan tidak melihat ada mobil dump truk Toyota Dyna warna orange No Pol BG 8032 EC milik Eka Bundoro alias Toro (42) yang berhenti di tengah jalan karena kehabisan BBM.

Baca Juga :NEXUS ANIMA Resmi Masuk Evolution Test, Game Baru HoYoverse Beda dari Honkai

Kecelakaan maut tak bisa dihindari. Kedua remaja itu terpental dan mengalami luka-luka.

1 Tewas, 1 Luka Dirawat

Warga sekitar langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Cecar. Keduanya kemudian dirujuk ke RS AR Bunda Kota Lubuk Linggau.

Sayangnya, nyawa Regi Meliansyah Putra (16) warga Dusun IV Desa Tambangan tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Sementara Pito Jendar Tarmizi (15) mengalami luka lecet di dahi bagian alis dan masih dirawat di RS AR Bunda Lubuk Linggau.

Sopir Truk: Mogok Kehabisan BBM

Menurut keterangan sopir truk Eka Bundoro alias Toro (42) warga SP 9 Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, truknya terparkir di jalan karena kehabisan bahan bakar.

Baca Juga :Kecelakaan Maut Bus ALS Vs Truk BBM di Muratara, 2 Bos Pemilik Kendaraan Tersangka

Saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan di wilayah BTS Ulu yang minim penerangan agar ekstra hati-hati saat berkendara malam.

“Bagi pengemudi yang kendaraannya mogok di jalan wajib memasang tanda peringatan atau segitiga pengaman agar tidak membahayakan pengendara lain,” kata Iptu Haris Joko.

No More Posts Available.

No more pages to load.