Masyarakat diimbau menghindari aktivitas di kawasan hutan pada sore hingga malam hari, tidak memasuki area yang diduga menjadi habitat satwa, tidak memasang jerat atau melakukan perburuan, serta segera melapor apabila kembali menemukan jejak maupun kemunculan satwa liar.
Selain menyelidiki dugaan jejak tersebut, BKSDA juga meninjau kembali lokasi di Desa Kuto Tanjung yang sebelumnya dilaporkan mengalami serangan satwa liar hingga menyebabkan 17 ternak warga mati pada Mei 2026.
Namun kasus tersebut masih dalam proses tindak lanjut oleh petugas.





