BI Sumsel Dorong Pesantren Mandiri Ekonomi, Garap UMKM Hingga Lahan Tidur

oleh -10 Dilihat
Kepala BI Sumsel Bambang Pramono dorong pesantren mandiri ekonomi lewat UMKM pertanian kelapa bioaktif dan lahan tidur Jumat 18 September 2026. Pesantren bisa biayai diri sendiri dan bantu tekan inflasi Sumsel.

LIPOSONLINE.COM – Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan mendorong pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumsel, Bambang Pramono, mengatakan pesantren punya potensi besar untuk kembangkan berbagai sektor ekonomi di lingkungannya.

Menurutnya, pemberdayaan bisa lewat pengembangan UMKM, pertanian hingga pemanfaatan lahan yang belum produktif.

“Bagaimana pesantren sebagai salah satu lembaga bisa membiayai dan mengembangkan dirinya melalui pemberdayaan ekonomi, sumber daya manusia, termasuk pemberdayaan lahan agar lebih optimal,” kata Bambang dikutip dari sumateraekspres.bacakoran.id, Jumat 18 September 2026.

Baca Juga :OTT KPK di ATR/BPN Sita Uang Rp106,3 Miliar, 8 Tersangka Ditahan Termasuk Dirjen dan Dirut Summarecon

Ia menilai, pesantren jangan hanya fokus kegiatan pendidikan dan mengaji, tapi perlu didorong jadi lembaga yang mandiri ekonomi.

Apalagi masih banyak potensi belum dimanfaatkan optimal. Di antaranya sektor pertanian, kelapa hingga potensi bioaktif yang bisa jadi kegiatan ekonomi produktif.

“Ini yang perlu kita cari bersama-sama untuk lebih optimal. Ekonominya bisa dari UMKM maupun sektor lainnya. Bagaimana memberdayakan pesantren agar bisa mendorong dirinya mandiri sekaligus membantu menekan inflasi,” terangnya.

Bambang menyebut upaya tersebut butuh kolaborasi dan pendampingan berbagai pihak.
BI tidak bisa dampingi langsung setiap hari, sehingga perlu keterlibatan pemerintah daerah, komunitas dan pihak terkait.

Baca Juga :Tata Kelola Jadi Penentu, BI Tegaskan Kepercayaan Pondasi Ekonomi Digital

“Ini tentunya dengan pendampingan dan melibatkan semua pihak serta komunitas terkait. Pesantren juga bisa melirik potensi yang ada di lingkungannya,” jelasnya.

Salah satu potensi yang bisa dikembangkan yakni pemanfaatan lahan belum produktif.

Menurut Bambang, potensi itu dapat dikaji dan dikembangkan bersama sehingga beri manfaat ekonomi bagi pesantren sekaligus masyarakat sekitar.

Dengan pengembangan ekonomi tersebut, pesantren diharapkan mampu jadi penggerak ekonomi masyarakat, ciptakan kegiatan produktif dan bertahap bangun kemandirian ekonomi.

No More Posts Available.

No more pages to load.