LIPOSONLINE.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan soal skema pendanaan yang menjadi utang Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang selama ini banyak dipertanyakan publik.
Ia mengungkapkan bahwa total kredit program tersebut mencapai Rp 240 triliun, dan seluruh pokok beserta bunganya bakal ditanggung penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Keterangan uang Kopdes Merah Putih ini disampaikan Purbaya kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, dana sebesar Rp 240 triliun tersebut berasal dari pinjaman Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan tenor pembayaran selama enam tahun.
Baca Juga :2027 Debt Collection Trends: AI, Open Banking, and Strict Regulations
Dengan demikian, pemerintah harus menyiapkan anggaran untuk membayar cicilan pokok uang Kopdes Merah Putih Rp 40 triliun setiap tahun ditanmbah bunga pinjaman.
Purbaya merinci perhitungan tersebut dengan membagi total pokok utang sebesar Rp 240 triliun ke dalam enam tahun masa pembiayaan, sehingga tiap tahun pemerintah wajib membayar sekitar Rp 40 triliun ditambah sedikit bunga.
“Setiap tahun tuh 40 triliun tambah bunga sedikit,” ujarnya.
Meski beban cicilan tersebut cukup besar bagi APBN, Purbaya menilai program Kopdes Merah Putih tetap layak dijalankan karena dampak positifnya bagi perekonomian desa.
Baca Juga :159 Personel Polda Sumsel Dilatih Jadi Trainer Literasi AI untuk Pelajar
Ia menjelaskan, akan ada pembagian porsi kegiatan usaha, di mana status kepemilikan aset maupun hasil usaha koperasi nantinya akan dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat desa.
Dengan begitu, ia meyakini desa dan warganya tidak akan dirugikan, bahkan berpotensi ikut merasakan kemajuan ekonomi jika koperasi berkembang dengan baik.
Purbaya turut memastikan bahwa kewajiban pembayaran cicilan pertama tidak akan mengalami penundaan dan dijadwalkan mulai cair pada September 2026.
Kepastian ini disampaikan untuk menepis kekhawatiran sejumlah pihak soal potensi molornya pencairan anggaran program tersebut.
Baca Juga :Update Harga Emas Antam Terbaru di Pegadaian 6 Agustus 2026
Program Kopdes Merah Putih sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa lewat pembangunan koperasi yang memiliki akses pembiayaan dan pendampingan usaha.
Selain menanggung cicilan utang, pemerintah sebelumnya juga telah menyiapkan dukungan anggaran untuk pelatihan dan gaji pegawai koperasi pada tahap awal operasional, sebelum koperasi diharapkan mampu berjalan mandiri secara finansial.







